Stres di Kantor Ternyata Biang Keladi Stroke

Ada begitu banyak hal yang dapat menimbulkan stres di tempat kerja, tugas yang datang bertubi-tubi, atasan yang terlalu banyak tuntutan, bahkan masalah-masalah yang rasanya tiada habisnya. Hal-hal tersebut dapat terakumulasi dan pada akhirnya meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk diabetes tipe-2, serangan asma, bahkan herpes zoster. Dalam sebuah publikasi meta-analisis, ternyata ditemukan bahwa stres juga dapat menjadi biang keladi stroke, benarkah demikian?

Meta-analisis mengenai masalah ini dipublikasikan oleh seorang neurolog, Dr. Dingli Xu, dari Southern Medical University di Guangzhou, Cina. Melihat dari enam studi yang melibatkan 138.782 peserta, Xu menemukan fakta bahwa orang yang memiliki pekerjaan dengan tingkat stres yang tinggi bisa meningkatkan faktor risiko yang terkait dengan stroke. Ada kemungkinan bahwa pekerjaan stress tinggi menyebabkan perilaku yang kurang sehat bagi para pelakunya, seperti kebiasaan makan yang buruk, merokok dan kurang olahraga.

Xu membagi tingkatan stres pekerjaan ke dalam empat kategori, yaitu pasif, stres rendah, stres yang tinggi dan aktif. Kategori tersebut tergantung pada seberapa banyak kontrol orang lain terhadap pekerjaan yang sedang Anda lakukan, seberapa keras pekerjaannya, dan tuntutan fisik pekerjaan, seperti deadline, beban mental dan beban koordinasi.

Dari 138.782 peserta yang diteliti, 11-27 persen memiliki pekerjaan dengan tingkat stres yang tinggi. Secara keseluruhan, para pekerja ini memiliki risiko 22 persen lebih tinggi terserang stroke, dibandingkan dengan para pekerjaan yang hanya menyebabkan stres rendah. Selain itu, 58 persen peserta cenderung berisiko terserang stroke iskemik (jenis stroke yang disebabkan oleh penyumbatan aliran darah). Terlebih lagi, bagi para wanita yang memiliki pekerjaan dengan tingkat stres tinggi akan lebih mudah terkena serangan stroke dibanding pria.

Untuk memerangi stres yang perlahan dapat mengancam kesehatan Anda, pertimbangkanlah untuk lebih rutin berolahraga, dapatkan lebih banyak tidur, sediakan waktu liburan dan yang terpenting adalah, belajarlah untuk menciptakan manajemen waktu yang baik. Dengan berupaya untuk menjalankan hal-hal di atas, akan membantu Anda merasa lebih rileks dan terhindar dari stres di tempat kerja.


Article By Mahmur Marganti

Share Article