Persiapkan Ini Bila Ingin Donor Darah Saat Puasa

Anda tetap dapat melakukan donor darah meski sedang berpuasa. (Pixabay/Antonio Corigliano)

Donor darah bukanlah sesuatu yang dilarang untuk dilakukan saat sedang berpuasa. Selama ini pihak Palang Merah Indonesia selalu melaporkan kurangnya pasokan darah di bulan puasa. Hal tersebut lantaran para pendonor mengkhawatirkan kondisi tubuhnya bila mendonorkan darah saat berpuasa. Padahal tidak ada kerugian bila donor darah dilakukan saat berpuasa.

Anda tak perlu khawatir lagi untuk mendonorkan darah selama Anda melakukan persiapan dengan baik. Beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan bila ingin donor darah saat puasa adalah:

Cukupi asupan makanan dan minuman

Sebelum donor darah, pastikan Anda mencukupi asupan makanan dan minuman saat sahur. Hal tersebut untuk mencegah rasa lemas setelah donor darah. Mencukupi kebutuhan cairan juga berguna untuk menstabilkan tekanan darah Anda.

Tidur cukup

Anda juga sebaiknya tidur dengan cukup di malam hari sebelum donor darah, agar Anda tidak merasa lemas dan tekanan darah tetap stabil. Jadi hindari begadang sebelum donor darah. Tidur cukup juga dapat menjaga tekanan darah Anda tetap normal. Hal tersebut menjadi syarat penting untuk mendonorkan darah.

Tidak melakukan aktivitas berat

Setelah donor darah, sebaiknya Anda tidak melakukan aktivitas berat. Ini untuk mencegah terjadinya kelelahan setelah donor darah. Setelah donor darah selesai, Anda sebaiknya beristirahat sejenak dan hanya melakukan aktivitas ringan agar tubuh tetap kuat untuk menjalankan puasa.

Jangan paksakan

Bila Anda merasa lemas dan pusing setelah donor darah, segeralah beristirahat dan jangan memaksakan diri untuk melakukan aktivitas. Rasa lemas dan pusing setelah donor darah wajar terjadi karena pengaruh berkurangnya cairan di dalam tubuh. Jadi Anda tidak perlu terlalu khawatir. Namun bila tubuh terasa sangat lemas hingga berkunang-kunang, Anda sebaiknya segera membatalkan puasa Anda.


Article By Rianti Fajar

Share Article