Mitos atau Fakta: Menyirih Dapat Menguatkan Gigi

Benarkah kebiasaan menyirih dapat perkuat gigi? (Youtube/Global1 News Network)

Sudah sejak lama, kebiasaan menyirih dipercaya dapat menguatkan gigi kita. Meski sudah mulai banyak ditinggalkan, kebiasaan menyirih tetap menjadi satu kebiasaan yang sulit dilepaskan dari banyak individu.

Padahal, kebiasaan mengunyah sirih sudah ditetapkan oleh WHO sejak tahun 2003, mengandung 4 zat yang bersifat karsinogenik dan dapat menjadi salah satu faktor risiko kanker mulut, yakni:

  • Arecoline
  • Arecaidine
  • Guvacine
  • Guvacoline

"Sebenarnya, sirihnya bukan menjadi masalah, karena sirih mengandung antiseptik yang bagus untuk mulut. Namun buah pinang yang dikunyah lah yang berpotensi menjadi faktor risiko penyebab kanker mulut," tutur drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD, Ketua Ikatan Spesialis Penyakit Mulut Indonesia, saat ditemui di Bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/12).

Buah pinang menjadi konsumsi sehari-hari oleh masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk dikunyah. Di beberapa daerah lain, buah pinang juga kerap dijadikan jus, namun jus pinang justru tidak menjadi penyebab kanker. Berbeda hal jika mengunyah buah pinang secara langsung.

"Jika seseorang mengunyah buah pinang, air liur yang mengandung enzim dapat memicu pelepasan zat-zat dalam buah pinang yang bersifat karsinogenik. Sementara jika dibuat jus, buah pinang hanya dilarutkan dengan air, sehingga ini aman untuk dikonsumsi," papar drg. Rahmi.

Tak hanya itu, drg. Rahmi pun juga membantah mitos bahwa menyirih dapat menguatkan gigi. Bukannya dapat menguatkan gigi, kebiasaan menyirih malah dapat berujung fatal.

"Satu-satunya cara untuk mencegah kanker mulut terjadi ialah dengan menghentikan kebiasaan menyirih pada orang-orang yang sudah terbiasa melakukannya," pungkas drg. Rahmi.


Article By Claudia Ramadhani

Share Article