Ini Mitos Vaksin Flu yang Tak Perlu Dipercaya

Jangan percaya mitos seputar vaksin flu ini. (Foto: dailyrepublic.com)

Flu merupakan penyakit yang paling sering menyerang manusia. Infeksi flu, rata-rata dialami oleh setiap individu paling tidak 2-3 kali dalam setahun. Itulah mengapa, mendapatkan vaksin flu setiap tahunnya bisa menjadi satu hal yang penting.

Flu memang penyakit yang umum, tapi saat mengalaminya, tetap saja akan membuat kita tidak nyaman dan bahkan tidak bisa beraktivitas seperti biasanya. Oleh karena itu, pencegahan penyakit flu dengan vaksin merupakan hal penting yang harus disadari banyak orang. Sayangnya, kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin flu inilah yang masih sangat rendah.

Ada beberapa mitos yang membuat masyarakat masih enggan mendapatkan vaksin flu. Jadi, bagi Anda yang tidak ingin terjerat dari mitos-mitos ini, dan mengubah pemikiran Anda terhadap vaksin flu, simak ulasan mengenai mitos vaksin flu yang salah kaprah berikut ini:

Mitos 1: Mendapatkan vaksin flu akan membuat Anda mengalami flu

Vaksin flu tidak bisa membuat Anda mengalami flu. Namun, beberapa orang mungkin merasakan sakit di tempat suntikan dan bahkan demam ringan setelah mendapatkan vaksin flu. Tetapi kondisi ini terjadi hanya karena tubuh tengah membangun respons imun terhadap vaksin, dan bukan berarti bahwa Anda malah mengalami flu. Vaksin flu justru berguna untuk menjauhkan tubuh Anda dari infeksi flu.

Mitos 2: Flu bukan kondisi yang serius, jadi tidak perlu mendapatkan vaksin

Flu memang bukan penyakit yang serius, tetapi tetap saja dapat mengganggu aktivitas dan kenyamanan tubuh Anda, saat mengalaminya. Belum lagi penularan virus flu yang sangat cepat, yang mana bisa saja memengaruhi anak Anda yang masih kecil. Itulah mengapa, sangat penting untuk mendapatkan vaksin flu, karena ini tak hanya berguna untuk diri Anda sendiri, melainkan orang-orang yang berada di sekitar Anda.

Mitos 3: Anda tak perlu lagi mendapatkan vaksin flu, jika tahun kemarin Anda sudah mendapatkannya

Anda perlu divaksinasi setiap tahun karena dua alasan yang sangat penting, pertama, dari tahun ke tahun dan dari satu tempat ke tempat lainnya, virus flu terus berubah. Saat jenis virus flu berubah, suntikan flu tahun lalu mungkin tidak siap untuk memerangi virus flu di tahun ini.

Kedua, antibodi yang diproduksi sendiri oleh tubuh untuk melindungi Anda dari infeksi virus bisa jadi mengalami penurunan, sehingga ia tak mampu melakukan tugasnya untuk melindungi tubuh dari berbagai macam infeksi. Inilah mengapa, penting sekali bagi Anda untuk mendapatkan vaksin flu setiap tahun, agar tubuh senantiasa terlindungi dari berbagai infeksi flu.

Mitos 4: Vaksin flu berbahaya bagi anak-anak

Vaksin flu memiliki catatan keamanan yang baik dan ada banyak penelitian yang mendukung keamanan dari vaksin flu. Mendapatkan vaksin flu adalah cara terbaik untuk mengurangi peluang Anda terserang flu dan menyebarkannya ke orang lain. Akan tetapi, saat anak mendapatkan vaksin flu, ia mungkin mendapatkan efek samping yang umum, seperti sakit kepala, demam, dan lain-lain, tapi efek samping ini biasanya tidak akan berlangsung lama.

Mitos 5: Vaksin flu membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi pernapasan lainnya

Berdasarkan penelitian, bukti menunjukkan bahwa vaksin flu tidak membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi pernapasan lainnya. Jadi, tak usah ragu untuk mendapatkan vaksin flu secepatnya. Tubuh yang terlindungi akan lebih baik, daripada Anda harus mengobati infeksi yang menyerang tubuh Anda.


Article By Claudia Ramadhani

Share Article