Ini Bahaya Minum Air dari Botol Plastik

Seberapa berbahaya minum air dalam kemasan botol plastik? (Foto: e360.yale.edu)

Air merupakan bagian terbesar dalam tubuh kita. Itu sebabnya, meminum air putih yang cukup, sangat disarankan untuk menjaga hidrasi tubuh tetap baik. Tapi, rupanya bukan hanya cukup minum air saja yang harus diperhatikan, melainkan peralatan atau botol yang digunakan untuk menyimpan air minum juga sangat penting.

Jika Anda sering menggunakan botol plastik untuk menyimpan air, Anda harus mempertanyakan, seberapa aman minum air dari botol plastik?

Karena kenyamanan dan bahkan alasan harga, kebanyakan dari kita cenderung membeli air yang disimpan dalam botol plastik sekali pakai. Memang, sudah ada beberapa produk air mineral yang menggunakan botol kaca, tapi karena alasan harga, kita akhirnya kembali membeli air dalam kemasan botol plastik.

Sebagian besar plastik terbuat dari rantai panjang molekul hidrokarbon dan sebagian besar plastik dibuat dengan menambahkan bahan kimia yang digunakan untuk meningkatkan fleksibilitas atau bahkan warna botol. Keamanan botol plastik bervariasi tergantung pada jenis plastik yang digunakan. Produk air mineral yang menggunakan plastik berkualitas rendah mungkin bisa membawa masalah kesehatan serius, misalnya saja kanker.

Berdasarkan penelitian, berikut adalah beberapa alasan yang menunjukkan dampak negatif dari meminum air di botol plastik:

1. Bahaya penggunaan berulang

Sebagian besar botol plastik yang tersedia di pasaran, ditujukan hanya untuk sekali pakai. Tetapi, sangat umum bahwa orang menggunakannya kembali untuk menyimpan air. Plastik ini terbuat dari polyethene terephthalate (disingkat PET atau PETE). Terlepas dari isu pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh botol plastik sekali pakai, meskipun banyak perusahaan menggunakan plastik bebas BPA (bisphenol A, bahan kimia industri), tetap saja penggunaan berulang dari botol plastik sekali pakai sangat tidak disarankan. Ini karena apabila plastik terpapar panas atau sinar matahari, panas dapat menyebabkan bahan kimia tersebut meresap dan tercampur ke dalam air. Dan, di saat Anda meminum air yang sudah tercemar oleh bahan kimia berbahaya dari plastik, ini akan berbahaya bagi kesehatan Anda.

2. Komplikasi kehamilan

BPA yang digunakan dalam botol plastik Tipe 7 terbukti menyebabkan komplikasi bagi wanita hamil dan janin. BPA meniru estrogen palsu dan ini dapat menyebabkan kelainan kromosom, yang bisa mengakibatkan cacat lahir.

3. Gangguan pada waktu pubertas

Paparan bahan kimia yang meniru hormon seperti estrogen akan mengubah waktu pubertas. Selain itu, terlalu sering minum dari botol plastik juga dapat menurunkan kesuburan, meningkatkan lemak tubuh dan memengaruhi sistem saraf Anda. Kandungan layaknya estrogen dari BPA kimia bisa sangat berbahaya bagi anak-anak yang sedang tumbuh.

4. Infeksi 

Minum dari botol plastik murah berkualitas rendah, dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh secara negatif. BPA dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan melemahkannya, sehingga tubuh Anda rentan terkena berbagai infeksi.

Untuk menghindari efek berbahaya dari memnium air dalam kemasan botol plastik, ada beberapa alternatif yang bisa Anda pilih, seperti:

  • Cobalah lebih sering untuk menggunakan wadah minum yang terbuat dari keramik, kaca atau stainless steel.
  • Membawa air sendiri dari rumah, sehingga Anda tak perlu lagi membeli air minum dalam kemasan.
  • Hindari botol yang memiliki kode daur ulang 3 atau 7. Jika tidak ada pilihan lain, gunakan botol dengan kode daur ulang 2, 4 dan 5.
  • Pilihlah botol plastkik yang bebas BPA.

Article By Claudia Ramadhani

Share Article