5 Cara Menghitung Masa Subur Wanita

Dengan mengetahui masa subur, kesempatan untuk hamil menjadi semakin besar. (Unsplash/Basti93)

Dengan mengenali masa terbaik untuk pembuahan, yaitu masa subur, maka kesempatan Anda untuk bisa segera hamil menjadi lebih besar. Masa subur wanita adalah masa hidup satu sel telur yang dikeluarkan dari indung telur, dan siap dibuahi oleh sperma. Sayangnya hal ini hanya terjadi satu kali dalam sebulan.

Anda dapat menghitung masa subur Anda dengan lima cara berikut ini:

1. Hitung siklus menstruasi
Untuk wanita yang memiliki siklus menstruasi reguler, masa subur adalah 14 hari sebelum haid. Jika siklus menstruasi Anda 28 hari, maka estimasi masa subur Anda adalah dengan mengurangi sebanyak 2 minggu dari tanggal seharusnya Anda haid.  Jika siklus menstruasi Anda adalah 30 hari, maka Anda akan berovulasi sekitar hari ke-16, dan mereka yang memiliki siklus 26 harian biasanya berovulasi di hari ke-12.

2. Amati kekentalan lendir vagina
Jika Anda menemukan lendir yang keluar dari vagina terasa kenyal, tidak terputus jika dipegang, atau ditarik, serta lengket seperti agar-agar, maka hal tersebut menandakan Anda sedang pada masa subur.Segerakanlah untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda untuk merencanakan kehamilan.

3. Ukur suhu tubuh
Di masa subur, suhu tubuh cenderung meningkat. Lakukan pengukuran suhu di pagi hari, tepat setelah Anda bangun tidur. Namun pengukuran suhu tubuh ini perlu dilakukan secara teratur setiap hari selama sebulan untuk mengetahui suhu normal tubuh Anda.

4. Melalui pemeriksaan USG
Bagi Anda yang memiliki siklus haid yang tidak teratur, USG cocok untuk mengetahui masa subur Anda. Pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter kandungan ini akan menunjukkan dengan jelas sel telur yang sudah dilepaskan dari indung telur.

5. Menggunakan alat tes kesuburan sekali pakai
Anda bisa membeli alat tes kesuburan ini di apotek-apotek terdekat. Alat ini umumnya menggunakan metode pengukuran kadar Luteinizing Hormone, yaitu hormon penanda dilepasnya sel telur dari ovarium yang dideteksi melalui urin.

Apabila Anda telah melakukan hubungan suami istri selama masa subur tanpa menggunakan kontrasepsi, namun tidak kunjung hamil, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri Anda ke dokter. Denga begitu Anda bisa mendapatkan solusi dari permasalahan kesuburan Anda.


Article By Rianti Fajar

Share Article