10 Fakta Obesitas yang Harus Anda Waspadai

Cegah obesitas yang dapat menjadi penyebab munculnya berbagai penyakit berbahaya. (Unsplash/Rawpixel)

Gaya hidup masyarakat saat ini sangat rentan terhadap obesitas. Mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula, serta malas berolahraga menjadi beberapa penyebabnya. Obesitas merupakan kondisi di mana tubuh terlalu banyak mengandung lemak sehingga berat badan menjadi berlebihan. Padahal obesitas memiliki banyak kerugian dan dapat membahayakan kesehatan Anda.

Berikut ini 10 fakta obesitas yang patut Anda ketahui:

1. Berdasarkan data WHO, pada tahun 2014, 13 persen dewasa di seluruh dunia mengalami obesitas. Sementara menurut Riset Kesehatan Dasar 2013, di Indonesia ada 20 persen pria dan 30 persen wanita yang mengalami obesitas. Angka tersebut membuat Indonesia berada pada urutan kesepuluh tertinggi di dunia untuk kasus obesitas.

2. Seseorang dikatakan obesitas bila angka BMI nya menunjukkan angka 30. Cara menghitung BMI adalah BB dibagi (TB kali TB (dalam satuan meter)).

3. Obesitas dapat menjadi penyebab berbagai penyakit berbahaya. 44 persen penderita diabetes, 23 persen penderita penyakit jantung, dan tujuh persen penderita kanker tertentu, disebabkan oleh obesitas.

4. Obesitas bukan penyakit keturunan. Jadi jangan jadikan alasan untuk mentoleransi obesitas, saat Anda memiliki riwayat keluarga yang mengalami obesitas.

5. Obesitas bukan hanya penyakit orang kaya. Masyarakat golongan menengah ke bawah juga banyak yang mengalami obesitas karena mereka hanya dapat membeli makanan instan murah yang mengandung karbohidrat dan lemak yang tinggi.

6. 2,4 juta orang di dunia, meninggal akibat penyakit yang disebabkan oleh obesitas.

7. Pada tahun 2013, sebanyak 42 juta anak pra sekolah mengalami obesitas. Obesitas pada anak juga menjadi sebuah permasalahan kesehatan yang serius. Anak obesitas memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami diabetes dan penyakit kardiovaskular di masa dewasa.

8. Lingkungan yang sehat dan banyaknya ruang terbuka hijau dapat menurunkan risiko terjadinya obesitas.

9. Obesitas dapat dicegah dengan cara mengontrol berat badan, melakukan aktivitas fisik, membatasi asupan lemak jenuh, gula, dan garam, serta meningkatkan konsumsi buah, sayur, biji-bijian, dan kacang.

10. Sosial, politik, dan ekonomi suatu negara dapat memengaruhi angka obesitas. Termasuk di dalamnya adalah pemenuhan ruang terbuka hijau, serta kebijakan pemerintah dalam usaha pemenuhan gizi seimbang.


Article By Rianti Fajar

Share Article