Skoliosis dan Hamil, Apa yang Harus Dilakukan

Kehamilan menjadi sesuatu yang dinanti-nanti bagi semua pasangan. Lalu, bagaimana bila kehamilan Anda dapatkan saat Anda sedang menderita skoliosis? Skoliosis merupakan sebuah kondisi dengan tulang belakang mengalami kebengkokan. Arah bengkoknya sendiri bervariasi, ada yang ke kanan atau ke kiri, dengan derajat yang bervariasi juga.

Skoliosis memang sama sekali tidak memengaruhi kesuburan. Skoliosis juga tidak akan mengubah ruang atau volume rahim. Namun, banyak yang mengkhawatirkan akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, bila hamil saat menderita skoliosis.

Efek yang akan terjadi pada ibu hamil dengan skoliosis, merupakan keluhan yang hanya akan dialami oleh ibu hamil itu sendiri, bukan oleh janin. Ibu hamil dengan skoliosis berisiko untuk mengalami nyeri punggung yang lebih sering, dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak mengalami skoliosis. Tetapi itupun tergantung pada derajat kebengkokan skoliosis yang dialami.

Saat Anda hamil dengan skoliosis, maka Anda harus lebih siap untuk mengalami nyeri punggung dan pegal yang lebih sering. Apalagi saat usia kandungan Anda semakin besar. Sangat disarankan bagi Anda untuk selalu memeriksakan diri ke dokter. Bukan hanya dokter kandungan atau bidan, sebaiknya Anda juga selalu berkonsultasi dengan dokter spesialis orthopedi.

Atasi Dengan Olahraga

Untuk mengatasi berbagai keluhan yang akan dialami saat hamil dengan skoliosis, sebaiknya Anda rutin berolahraga. Pilihlah olahraga air yang tidak terlalu berat dan membebani tulang punggung Anda. Berenang atau berjalan di dalam air selama 30 menit dapat meringankan keluhan yang Anda alami selama kehamilan. Anda juga dapat menjalani senam hamil yang ringan. Namun informasikan dulu pada instruktur Anda mengenai kondisi Anda saat ini. Kegiatan olahraga tersebut dapat membuat tubuh Anda lebih relaks dalam menjalani kehamilan.

Meski skoliosis tidak memengaruhi kesuburan, bukan berarti Anda bisa mengabaikannya. Justru Anda sebaiknya berkonsultasi dulu sebelum merencanakan kehamilan. Apalagi bagi Anda yang mengalami skoliosis dengan derajat kebengkokan yang parah. Skoliosis yang Anda alami akan lebih baik bila diatasi terlebih dahulu sebelum merencanakan program kehamilan.

Skoliosis bisa jadi akan menimbulkan masalah pada proses persalinan. Ibu hamil dengan skoliosis sering mengalami kesulitan untuk mengejan dan sulit bernapas. Anda harus mengetahui risiko-risiko tersebut dan mengonsultasikannya pada dokter, untuk mengetahui seperti apa proses persalinan terbaik yang harus Anda jalani.


Article By Bebby Sekarsari

Share Article