Risiko Diabetes Gestasional pada Ibu Hamil

Setiap ibu yang sedang mengandung pasti mendambakan kesehatan bagi dirinya sendiri dan bayinya. Namun, selama proses kehamilan sering kali ibu tidak menyadari terjadinya beberapa gejala penyakit yang bisa menyerang tubuh. Salah satunya adalah diabetes gestasional.

Diabetes gestasional sering terjadi pada ibu hamil, meski ia tidak memiliki penyakit diabetes melitus. Hal ini terjadi karena gangguan keseimbangan hormon dalam tubuh, sehingga plasenta menghasilkan hormon tertentu yang menyebabkan kadar glukosa darah meningkat dan akan direspons oleh tubuh melalui hormon insulin.

Tubuh ibu hamil menghasilkan hormon insulin lebih banyak, sehingga kadar glukosa menjadi tidak terkendali. Namun, pada sebagian ibu hamil, respons ini justru dapat mengimbangi hormon-hormon yang yang akan membuat gula darah meningkat. 

"Banyak orang yang salah mengenali gejala diabetes gestasional. Misalnya, keluhan seperti sering buang air kecil, sering lapar atau haus, bukanlah pertanda bahwa seorang ibu hamil mengalami diabetes gestasional," ujar Johanes Purwoto, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.

Menurutnya, peningkatan berat badan bayi atau ibu hamil yang cukup signifikan bisa menjadi salah satu petunjuk terjadinya diabetes gestasional. Maka Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikannya.

Diabetes gestasional yang dibiarkan begitu saja, dapat menimbulkan komplikasi pada bayi, dan menghasilkan proses persalinan yang tidak optimal. Bahkan dapat membahayakan ibu dan bayinya. Bayi yang tiba-tiba menjadi besar dengan berat badan lebih dari normal, yaitu lebih dari 4.000 gram, dapat menimbulkan kesulitan dalam proses melahirkan. Sehingga harus dilakukan proses operasi sesar, dan dapat menyebabkan gangguan gula darah saat ia mengalami proses pertumbuhan. 

Johanes menyarankan ibu hamil, untuk memeriksakan darah saat pertama kali hamil, atau pada usia kehamilan 23 minggu hingga 24 minggu, untuk mendeteksi dini diabetes gestasional. Pemeriksaan kesehatan atau glukosa darah pada Ibu hamil, dilakukan untuk mencegah hal negatif selama masa kehamilan dan saat melahirkan. 
Mengubah pola makan, melakukan aktivitas fisik, dan obat-obatan, seperti injeksi insulin, adalah beberapa solusi yang dapat diberikan pada ibu hamil yang terkena diabetes gestasional.

Konsultasi: dr Johanes Purwoto, SpPD, KEMD, Siloam Hospitals, Semanggi, Jakarta.


Article By Bebby Sekarsari

Share Article