Patuhi Aturan Mengonsumsi Obat Saat Menyusui

Ibu menyusui sebaiknya lebih berhati-hati saat ingin mengonsumsi obat. (Unsplash/Dave Clubb)

Dapat memberikan ASI kepada bayinya selama dua tahun menjadi keinginan sebagian besar ibu. ASI bukan hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi, tetapi juga sebagai ungkapan rasa sayang ibu kepada bayinya. Selama menyusui itulah, ibu dapat menjalin kedekatan emosional dengan sang bayi. Namun ada kalanya, saat masa menyusui tersebut, ibu jatuh sakit dan harus mengonsumsi obat.

Banyak ibu menyusui merasa khawatir bila obat yang dikonsumsinya akan memberikan pengaruh buruk pada bayinya. Padahal pada dasarnya, obat-obatan yang tidak memiliki imbauan dilarang untuk ibu hamil dan menyusui, aman untuk dikonsumsi. Jenis obat-obatan tersebut tidak akan memengaruhi kualitas ASI Anda.

Namun untuk lebih memastikan lagi, Anda sebaiknya mematuhi aturan berikut ini, agar penyakit dan obat yang Anda konsumsi tidak berdampak buruk pada bayi.

Konsultasi dokter

Seringan apapun penyakit Anda, konsultasikan pada dokter sebelum mengonsumsi obat bebas. Apalagi bagi Anda yang harus mengonsumsi obat-obatan dalam jangka waktu yang panjang. Informasikan pada dokter yang menangani, bahwa Anda sedang menyusui. Dokter akan memberikan resep obat yang paling aman bagi Anda. Konsumsilah obat yang diresepkan oleh dokter. Bila gejala penyakit Anda tidak berkurang, segera konsultasikan kembali.

Coba cara lain

Bukan hanya bagi ibu yang menyusui, pada orang yang sedang tidak menyusuipun, sebaiknya tidak buru-buru mengonsumsi obat. Bila penyakit yang sedang Anda alami masih bisa diatasi dengan makan buah-buahan atau istirahat cukup, maka Anda tidak perlu mengonsumsi obat-obatan.

Cermati setiap gejala

Meski sebagian besar obat bebas tergolong aman, Anda sebaiknya tetap waspada terhadap gejala yang ditunjukkan oleh bayi Anda. Bila bayi menunjukkan gejala seperti susah tidur, rewel, atau muncul bercak merah di kulitnya, maka segera hentikan pengobatan Anda.


Article By Rianti Fajar

Share Article