Dampak Pengembangan Virus Zika bagi Otak Bayi

Para peneliti mengatakan pengembangan vaksin untuk virus Zika diduga menyebabkan kerusakan pada otak bayi. Mereka kini masih mencoba mengembangkan vaksin yang tidak membahayakan.

 

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan wabah Zika kemungkinan akan menyebar ke semua negara di Amerika kecuali Kanada dan Chile, mengikuti epidemi Ebola di Afrika Barat, sebagaimana dipantau oleh beberapa ahli kesehatan dunia. "Ini benar-benar penting untuk mengembangkan vaksin secepat mungkin” menurut Trudie Lang, seorang profesor kesehatan global di Universitas Oxford.

 

Penyebaran virus Zika belum mampu dikalahkan oleh kecepatan penelitian vaksin dan produsen menciptakan vaksin yang benar-benar aman bagi manusia dan lingkungan, hal ini bisa menjadi ancaman global. "Kita perlu memiliki semacam rencana yang membuat para produsen obat merasa ada solusi yang berkelanjutan terang Francis Collins, direktur US National Institutes of Health.

November lalu Departemen Kesehatan Brasil mengumumkan bahwa mereka menduga adanya hubungan antara virus nyamuk Zika dengan deformasi janin yang dikenal sebagai microcephaly, dimana bayi dilahirkan dengan otak yang lebih kecil dari biasanya. WHO mengatakan ini sebagai sugesti yang sangat mengkhawatirkan.

Brazil telah melaporkan 3.893 kasus dugaan microcephaly, wabah Zika telah mendorong El Salvador, Eduador dan Kolombia untuk memperingatkan perempuan menunda kehamilan.

 

sumber: Aljazeera

 


Article By Mahmur Marganti

Share Article