Bayi Menangis Tidak Selalu Karena Lapar, Ini Penyebab Lainnya

Masih ada banyak penyebab bayi menangis selain karena lapar. (Unsplash/Shelbey Miller)

Tangisan bayi umumnya akan membuat ibu menjadi khawatir. Apalagi bila tangisan tersebut terjadi dalam waktu yang lama. Menangis menjadi salah satu cara bayi untuk berkomunikasi. Bayi yang belum bisa berbicara, membuat ibu menjadi bingung apa yang menyebabkan bayi menangis. Bila Anda mengalami ini, Anda tidak perlu khawatir, Anda bukan satu-satunya ibu yang merasakan hal tersebut. Sayangnya, banyak orangtua yang menganggap tangisan bayi sebagai bentuk ekspresi bayi yang kelaparan. Padahal tidak selamanya tangisan bayi berarti bayi sedang merasa lapar.

Selain lapar, berikut ini beberapa alasan mengapa bayi Anda menangis.

1. Bosan

Tangisan bayi bisa berarti ia merasa bosan dan ingin ditemani. Cobalah gendong bayi Anda. Anda bisa menggendong dengan bantuan gendongan, agar Anda tetap dapat melakukan aktivitas lain sambil menggendong bayi.

2. Kelelahan

Sama seperti orang dewasa, bayi juga dapat merasa kelelahan, sehingga menjadi sulit tidur dan menangis. Cobalah kondisikan tempat tidurnya senyaman mungkin, dan letakkan bayi di atas tempat tidur tersebut. Anda bisa membantunya terlelap dengan memutar musik yang menenangkan.

3. Terlalu terstimulasi

Bayi Anda bisa saja menangis karena terlalu banyak orang yang menggoda atau mengajaknya bicara. Bayi juga membutuhkan suasana yang tenang. Cobalah untuk menyusui bayi Anda di ruangan lain yang lebih tenang.

4. Kesakitan

Tangisan bayi karena kesakitan akan terdengar mendesak dan meningkat menjadi teriakan. Anda tidak boleh mengabaikannya. Sebaiknya Anda segera memeriksa seluruh tubuh bayi Anda.

5. Tidak nyaman

Bayi bisa saja menangis karena merasa tidak nyaman. Suhu ruangan yang terlalu panas atau popok yang basah bisa membuat bayi Anda menangis. Periksa dan gantilah popok bayi Anda secara berkala agar bayi tetap merasa nyaman.


Article By Rianti Fajar

Share Article