Apakah Balita Masih Butuh Tidur Siang?

Selama ini banyak orangtua yang mengharuskan anak balitanya untuk tidur siang. Tidur siang dianggap baik untuk memenuhi kebutuhan waktu tidur anak dan menunjang tumbuh kembanganya. Ternyata dalam beberapa penelitian terkini ditemukan bahwa tidur siang tidak lagi dibutuhkan oleh balita karena tidak memiliki manfaat yang penting. Durasi tidur  balita sudah tidak sebanyak ketika mereka masih bayi. Idealnya seorang balita tidur 10 sampai 13 jam sehari.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh fakultas psikologi, Universitas Queensland, Australia, menyatakan bahwa tidur siang pada balita tidak dapat meningkatkan kesehatan mereka. Tidur siang justru memberikan efek buruk pada anak karena membuatnya menjadi tidur larut malam dengan waktu tidur yang kurang. Tidur dengan kualitas yang buruk tentu akan memengaruhi kesehatan anak. Dengan begitu, kini tidur siang tidak lagi menjadi sesuatu hal yang penting untuk dilakukan balita.

Sementara, menurut Andrew Adesman, dokter spesialis anak dari Cohen Children's Medical Center of New York, kebutuhan tidur setiap anak berbeda-beda. Sebagai orangtua, Anda harus memerhatikan setiap perubahan pada diri anak yang mungkin saja dipengaruhi oleh kebiasaan tidurnya. 

"Tidur siang bisa jadi sangat bermanfaat untuk beberapa anak, namun bisa saja memiliki efek negatif untuk anak lainnya," ucap Adesman.

Para orangtua sebaiknya tetap mendorong anaknya untuk tidur siang, selama hal tersebut berdampak positif bagi mereka dan tidak mengganggu waktu tidur di malam hari. Namun sebaiknya tetap tidak memaksa anak untuk tidur siang apabila hal tersebut malah membuat kualitas dan kuantitas tidur malam mereka jadi terganggu. Maka, anak-anak yang sudah tidur cukup pada malam hari tidak lagi memerlukan tidur siang pada keesokan harinya. Setiap anak memang memerlukan perawatan yang berbeda.    

Tidur yang tidak berkualitas pada malam hari akan berdampak pada tumbuh kembang anak. Antara lain dapat menurunkan daya ingat, kreativitas, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Anak yang terus menerus kurang tidur akan sulit untuk berkonsentrasi sehingga akan sulit dalam menangkap apapun yang Anda ajarkan pada mereka. Bagi anak yang sudah bersekolah, hal ini tentu saja dapat membuat mereka ketinggalan pelajaran sekolah. Selain itu, kurang tidur juga dapat membuat seorang anak menjadi lebih sensitif dan rewel.


Article By Bebby Sekarsari

Share Article