6 Cara Mengatasi Anak Susah Tidur

Kualitas tidur anak setiap hari dapat memengaruhi tumbuh kembang anak. (Unsplash/Minnie Zhou)

Setiap anak memang punya pola tidur yang berbeda. Ada yang bisa tidur dengan cepat, nyenyak, dan tanpa terbangun-bangun. Namun, Ada pula anak yang sulit sekali tidur, gelisah saat tidur dan terbangun berkali-kali saat tidur. Masalah tidur pada anak tak hanya memengaruhi tumbuh kembang anak, namun juga kesehatan orangtuanya. Sebab, saat anak tak tidur, mau tak mau orangtua harus menemaninya hingga anak tertidur pulas. Untuk mengatasi anak yang sulit tidur, Anda bisa menerapkan beberapa tips berikut.

1. Atur pola tidur anak
Susah tidur malam yang dialami oleh anak bisa saja terjadi karena faktor kebiasaan. Membiarkan anak tidur terlalu malam dan menemaninya bermain sama dengan membiasakannya untuk tidur larut. Hal ini yang sebaiknya Anda ubah, yaitu dengan mengatur pola dan jadwal tidurnya.

2. Kurangi waktu tidur siang anak
Tidur siang memang baik untuk anak, tapi jika Anda membiarkan anak tidur terlalu lama di siang hari, maka sama halnya dengan membiarkannya untuk tidur larut di malam hari. Disarankan untuk membiarkan anak tidur cukup, misalnya selama dua jam saja di siang hari. Setiap anak memang membutuhkan tidur siang untuk memberikan energi padanya. Anak yang tak terbiasa dengan tidur siang, biasanya cenderung mengantuk di sore hari sehingga memutuskan tidur di sore hari dan bangun di malam hari.

3. Bermain di pagi hari
Perhatikan waktu bermain anak. Agar rutinitas anak tidak terganggu, sebaiknya ajak anak bermain pada pagi hari. Dengan bermain, tanpa sadar anak bisa menghabiskan energinya. Penting untuk diketahui, saat anak bermain, ia pun belajar. Bila anak sudah aktif pada pagi hari, diharapkan ia akan merasa lelah pada malam harinya dan membuat anak lebih mudah tidur.

4. Pastikan perut tidak kosong
Ketika perut seseorang kosong, biasanya akan membuat orang tersebut gelisah. Hal ini juga menjadi salah satu faktor anak sulit tidur di malam hari. Untuk itu, pastikan anak sudah makam malam, minimal satu atau dua jam sebelum waktu tidur tiba. Ketika perut anak kenyang, akan membuat anak lebih mudah tidur.

5. Lingkungan tidur yang nyaman
Perhatikan ulang kamar tidur anak. Apakah sudah nyaman dan bersih? Selain itu perhatikan pula suara yang bisa masuk ke dalam kamar Anda. Bisa jadi, suara berisik mengganggu tidurnya. Tak hanya lingkungan yang nyaman, Anda juga perlu memerhatikan kebersihan tubuh anak agar ia semakin nyaman untuk tidur.

6. Atur suhu kamar anak
Jangan lupa untuk mengatur suhu kamar anak. Sebaiknya jangan terlalu dingin atau terlalu panas. Bila cuaca di luar sedang dingin, maka berikan selimut. Sebaliknya bila udara sangat panas, Anda bisa menyalakan pendingin ruangan untuk membuat kamar anak lebih sejuk dan nyaman.


Article By Rianti Fajar

Share Article