5 Manfaat Tidur Cukup Saat Hamil

Pastikan Anda memenuhi kebutuhan tidur Anda selama hamil. (Unsplash/MickaelTournier)

Saat sedang hamil, banyak ibu hamil yang merasa kesulitan untuk tidur. Padahal sebelum hamil mereka tidak pernah mengalami masalah gangguan tidur. Banyak hal yang menyebabkan ibu hamil menjadi susah tidur, mulai dari kelelahan, posisi tidur yang terbatas, hingga rasa khawatir akan kesehatan janin. Padahal tidur merupakan satu hal yang sangat penting untuk kesehatan ibu dan janin.

Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan tidur cukup saat hamil adalah:

Menstabilkan tekanan darah

Saat hamil, jantung bekerja empat hingga lima kali lebih keras dari biasanya, guna menjaga aliran darah tercukupi untuk Anda dan janin. Dengan tidur yang cukup, maka jantung Anda dapat bekerja sebagaimana mestinya hingga tekanan darah Anda tetap stabil. Saat Anda kurang tidur, risiko Anda untuk mengalami tekanan darah tinggi menjadi lebih besar. Hal tersebut tentu saja tidak baik untuk kesehatan Anda.

Mencegah preeklampsia

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Washington menyebutkan bahwa, kurang tidur atau tidur terlalu lama, dapat meningkatkan angka sistole dan diastole tekanan darah Anda pada trimester ketiga. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya preeklampsia yang sangat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Sebaliknya, tidur yang cukup (tujuh sampai delapan jam) dapat mencegah Anda mengalami gangguan kesehatan tersebut.

Mencegah depresi

Proses kehamilan terasa sangat berat bagi sebagian orang. Badan yang mudah lelah, mual muntah sepanjang hari, posisi tidur yang terbatas, bobot tubuh yang terus bertambah, mungkin akan membuat Anda kesal dan tidak bersemangat. Kurang tidur dapat membuat Anda semakin stres dan bisa berakhir dengan depresi. Jadi, tidurlah dengan cukup agar tubuh dan pikiran Anda kembali segar.

Menurunkan risiko kelahiran cesar

Operasi cesar memang bukan sesuatu yang buruk. Namun proses penyembuhan kelahiran cesar lebih lama daripada proses kelahiran normal. Tidur kurang dari lima jam pada malam hari dapat meningkatkan risiko kelahiran secara cesar. Jadi, bila Anda mendambakan proses kelahiran secara normal, cukupilah kebutuhan tidur Anda.

Mengurangi bengkak

Pada ibu hamil sering terjadi bengkak pada kaki. Hal tersebut terjadi karena kaki menanggung berat yang lebih, dan kurang lancarnya peredaran darah. Saat tidur, kaki dapat beristirahat sejenak dan peredaran darah Anda menjadi lebih lancar. Dengan begitu bengkak di kaki Anda akan berkurang dengan sendirinya.


Article By Rianti Fajar

Share Article