5 Manfaat Menyusui Bagi Ibu

Menyusui dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan ibu. (Unsplash/Kevin Liang)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, lalu dilanjutkan hingga dua tahun dengan tambahan MPASI. Berbagai manfaat ASI sudah tidak dapat dipungkiri lagi. Banyak penelitian yang telah membuktikan keistimewaan ASI untuk bayi. Kini, saatnya Anda mengetahui bahwa ASI bukan hanya bermanfaat bagi bayi, tetapi juga bagi ibu.

Berikut ini beberapa manfaat menyusui bagi ibu yang patut Anda ketahui
1. ASI membakar kalori
Menyusui diperkirakan dapat membakar 300 hingga 500 kkal dalam sehari. Untuk menurunkan berat badan berlebih setelah melahirkan, Anda sebaiknya mengonsumsi makanan dengan porsi yang sama seperti saat sebelum hamil. Namun, mengingat kebutuhan setiap orang berbeda, Anda sebaiknya tetap berkonsultasi ke dokter untuk mendiskusikan berapa banyak makanan yang Anda butuhkan saat menyusui.

2. Mengurangi perdarahan rahim setelah melahirkan
Proses melahirkan menyebabkan terjadinya perdarahan pada rahim dan membutuhkan waktu untuk rahim kembali seperti semula. Saat menyusui tubuh merilis hormon oksitosin. Hormon tersebut akan menyebabkan rahim kontraksi yang kemudian membantunya untuk kembali ke bentuk semula dan mengurangi perdarahan yang terjadi.

3. Menurunkan risiko kanker payudara, endometrium, dan ovarium
Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa menyusui dapat melindungi ibu dari kanker. Menyusui dapat menekan hormon esterogen, yang dapat mendorong pertumbuhan sel yang tidak normal. Menyusui dapat menurunkan risiko kanker payudara sebanyak empat persen, dan risiko kanker endometrium sebanyak 11 persen.

4. Menurunkan risiko diabetes tipe 2
Menyusui selama enam bulan atau lebih dapat mengurangi risiko wanita terkena diabetes tipe 2 hingga 50 persen. Hal tersebut terjadi lantaran menyusui memiliki efek perlindungan pada organ pankreas yang mengontrol kadar insulin dalam darah.

5. Mencegah penyakit jantung
Semakin lama seorang wanita menyusui, semakin rendah faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung. Sebuah penelitian melaporkan bahwa seorang wanita yang menyusui lebih dari 12 bulan dalam seumur hidupnya, memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami hipertensi, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung, dibandingkan wanita yang tidak pernah menyusui.


Article By Rianti Fajar

Share Article