10 Aturan Menjemur Bayi

Cahaya matahari terutama spektrum sinar biru yang dihasilkan matahari pagi, memberikan manfaat bayi kesehatan bayi. Sinar ini membantu mengurangi kadar bilirubin dalam darah bayi. Tak hanya itu, sinar matahari juga membantu menghangatkan tubuh bayi dan merangsang pembentukan vitamin D yang berfungsi dalam menyerapan kalsium dalam tubuh bayi.

Untuk mendapatkan semua manfaat tersebut, Anda tetap perlu memerhatikan beberapa aturan sebelum 'memandikan' bayi dengan sinar matahari pagi. Ini aturannya:

1. Jemur bayi dalam keadaan telanjang. 
Bolak balikkan juga badan bayi agar seluruh bagian tubuhnya terkena sinar matahari. Namun, hindari sinar matahari langsung pada mata bayi. Anda bisa memberikan bayi penutup mata untuk membantu melindungi matanya.

2. Cukup 5 menit
Tak perlu berlama-lama dalam menjemur bayi, terutama pada bayi yang baru lahir. Ia hanya membutuhkan waktu 5 menit untuk berjemur. Secara bertahap, Anda bisa meningkatkan durasi berjemur bayi menjadi 20 menit perhari. HIndari terlalu lama berjemur untuk menghindari kerusakan kulit bayi yang masih sensitif.

3. Pilihan sinar matahari terbaik
Adalah anatara pukul 07.00-08.00. Lebih siang dari itu, sinar matahari akan mengandung sinar ultraviolet A dan B yang berisiko merusak kulit bayi.

4. Perhatikan lokasi menjemur bayi.
Anda bisa memilih lokasi yang terbuka sehingga bisa mendapatkan sinar matahari langung. Hindari juga angin kencang bila Anda ingin menjemur bayi di ruangan terbuka. Bila kondisi ini terjadi, pilihlah lokasi di dalam ruangan berkaca, sehingga bayi tetap bisa mendapatkan sinar matahari.

5. Waspadailah bayi yang memiliki kulit sensitif. 
Bila saat menjemur, Anda mendapati kulit bayi menjadi merah, hentikan kegiatan tersebut. Konsultasikan terlebih dahulu pada dokter sebelum menjemur bayi.

6. Jemur bayi pada usia berapapun.
Sinar matahari baik bagi kesehatan bayi, sehingga ia bisa menikmati sinar matahari pada usia berapapun.

7. Hati-hati pada bayi prematur
Bayi prematur sebaiknya tidak dijemur di bawah sinar matahari pada ruangan terbuka. Sebab, perubahan suhu yang tiba-tiba bisa membahayakan kesehatan bayi.

8. Lakukan sebelum mandi.
Menjemur bayi sebaiknya dilakukan sebelum bayi mandi. Sehingga, keringat bayi yang keluar bisa dibersihkan saat ia mandi. 

9. Selalu awasi bayi saat berjemur.
Meskipun Anda menggunakan alat batu seperti stroler untuk menjemur bayi, namun jangan pernah meninggalkan ia berjemur sendirian. Selain itu, bila ia terlihat kepanasan, lebih baik segera angat bayi.

10. Berikan ASI atau susu setelah bayi dijemur. Suhu panas yang diakibatkan dari berjemur akan membuat banyak cairan menguap dari tubuhnya. Memberikan ASI atau susu akan menghindarkan bayi risiko dehidrasi. 


Article By Bebby Sekarsari

Share Article