3 Alternatif Camilan Sehat untuk Anda

Ini pilihan camilan sehat untuk Anda. (Foto: self.com)

Tahun baru, sudahkah Anda menyusun daftar resolusi baru? Apakah keinginan untuk hidup sehat sudah tercapai, atau malah baru ingin dicoba tahun ini? Jika Anda merasa kesulitan untuk menjalani hidup sehat, maka mulailah perlahan dari mengganti camilan Anda.

Bisa jadi selama ini Anda menginginkan berat badan yang ideal, tapi sulit sekali mendapatkannya. Coba perhatikan, apakah Anda sudah menjaga makanan Anda termasuk camilan yang Anda konsumsi? Jika Anda merasa sudah menjalani olahraga untuk memulai "hidup sehat" tapi tetap melanjutkan ngemil camilan yang tidak sehat, maka tak heran jika berat badan ideal tak kunjung Anda dapatkan.

Untuk bisa membantu Anda menjalani hidup yang benar-benar sehat, berikut ini kami rekomendasikan beberapa makanan pengganti untuk camilan Anda yang tidak sehat:

Jangan makan keripik, beralihlah ke kacang

Bersantai sambil menonton film atau televisi, tentunya akan sangat nikmat jika ditemani camilan yang enak. Alih-alih terus mengunyah keripik kentang yang tidak sehat, cobalah untuk menggantinya dengan kacang.

Sekantong keripik mengandung jumlah natrium yang tinggi dan seringkali mengandung lemak tidak sehat yakni lemak jenuh dan lemak trans, yang berkontribusi terhadap penumpukan plak di dinding bagian dalam arteri Anda dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Selain itu, karbohidrat olahan yang ditemukan dalam keripik juga dapat meningkatkan kadar gula darah Anda.

Penelitian menunjukkan bahwa makan kacang dapat memberikan manfaat perlindungan bagi jantung. Akan tetapi, kacang juga mengandung tinggi kalori, oleh sebab itu pastikan untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang sedang dan terkendali. Beberapa pilihan kacang terbaik untuk camilan Anda adalah almond, kenari, kacang mete, dan lain-lain.

Hindari soda, coba minum teh atau kopi

Minuman bersoda memang enak dan menyegarkan, akan tetapi dampak negatif untuk kesehatannya lebih besar daripada kenikmatan yang disuguhkan. Mengonsumsi minuman bersoda secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko diabetes, obesitas, penumpukan lemak pada organ hati, dan sindrom metabolik. Diet soda juga bukanlah solusi dari masalah ini, malah terlalu sering minum diet soda juga dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik dan stroke.

Alih-alih minuman bersoda, teh hijau atau kopi hitam dengan sedikit gula lebih baik untuk kesehatan Anda. Penelitian menunjukkan bahwa kopi dan teh kaya akan antioksidan yang baik untuk jantung dan membantu menurunkan kadar kolesteril. Batasi konsumsi kopi dan teh hanya 2-3 cangkir per hari.

Jangan makan kue kering, coba dark chocolate

Makanan manis seperti kue kering, juga tinggi kandungan lemak trans, yang jika dikonsumsi terus-menerus tentu akan berbahaya untuk kesehatan tubuh. Walaupun dark chocolate masih mengandung lemak, gula, dan kalori, tapi dark chocolate setidaknya lebih baik untuk dikonsumsi ketimbang kue kering. Konsumsi dark chocolate nyatanya juga baik untuk mengurangi risiko serangan jantung, stroke, atau nyeri dada.


Article By Claudia Ramadhani

Share Article