Masalah tumbuh kembang bayi 1 tahun

Hallo dok... Saya punya anak umur 1 thn di tgl 18 september bln ini tp setelah sy kontrol kesehatannya di siloam balikpapan dinyatakan nyaris tdk bertambah tinggi karena hanya 0,5 cm, lingkar kepala 44,5 cm.sedangkan saya ukur di posyandu nambah 1 cm tingginya dr 68cm jd 69cm lingkar kepalanya jg bertambah jd 45 cm sebelumnya hanya 44cm. Kata dokter anak di siloam jika anak saya bulan berikutnya tidak bertambah tinggi saya harus konsul ke dr. Anak endorkronologis... Kira2 apa yang mendasari dokter bs memvonis seprti itu yah dok??? Katanya anak sy kekurangan hormon growth Jujur merasa kecewa karena pengukuran anak sy waktu di siloam jg diukurnya brp kali. Takutnya mungkn ada yang salah... Terimaksh.
  • 09 September 2017
  • 22:33
Usny Raja
Selamat siang,
Usny Raja

Proses tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan

pertumbuhan dan perkembangan anak adalah dua hal yang berbeda, tetapi selalu berkaitan dan sulit dipisahkan. Pertumbuhan (growth) adalah perubahan yang bersifat kuantitatif atau dapat diukur. Pertumbuhan biasanya menyangkut ukuran dan struktur biologis pada tubuh anak.

Sementara yang dimaksud dengan perkembangan (development) adalah perubahan kuantitatif dan kualitatif yang meliputi bertambahnya kemampuan (skill) struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks. Perkembangan terjadi dalam pola yang teratur seiring dengan proses pematangan/maturitas anak.

 

Pertumbuhan Fisik

Untuk memperkirakan berat badan normal anak (dalam kilogram), dapat menggunakan rumus dari Richard E. Behrman, yaitu:

 

Lahir                   : 3,25  kg

3-12 bulan          : umur (bulan) + 9) : 2

1-6 tahun            : umur (tahun) x 2 + 8

 

Sementara, perkiraan tinggi badan anak, adalah:

1 tahun: 1,5 x tinggi badan saat lahir

4 tahun: 2 x tinggi badan saat lahir

6 tahun: 1,5 x tinggi badan saat umur 1 tahun

 

Perkembangan Motorik

Perkembangan motorik dibagi dua, yaitu motorik kasar dan motorik halus. Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan sanak. sepertikemampuan berguling, telungkup, duduk, menendang, berlari, naik-turun tangga, melompat, dan sebagainya.

motorik halus adalah gerakan yang menggunakan otot-otot halus atau sebagian anggota tubuh tertentu. Misalnya, kemampuan menggengggam benda, memindahkan benda dari tangan, mencorat-coret, menggunting, menyusun balok, dan lain sebagainya.

Tahapan tumbuh kembang anak yang baik dan sehat adalah yang berlangsung sesuai dengan tahapan usianya (milestones). Misalnya, saat si Kecil berusia 12-18 bulan ia sudah bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan. Atau, pada usia 18 bulan ia sudah mampu bertepuk dan melambaikan tangan.

Perkembangan Kognitif

Perkembangan ini berkaitan dengan pengetahuan, atau bagaimana anak mempelajari dan memikirkan lingkungannya.

Beberapa ciri perkembangan kognitif pada batita:

?    0-12 bulan

Mulai mengembangkan konsep (misalnya sadar akan  rasa lapar), senang bermain, minat terhadap lingkungan meningkat, memahami sebab akibat, memahami objek, mengeksplorasi sekitar, mengeksplorasi benda dengan bermacam cara (misalnya memasukkan benda ke dalam mulut), dan dapat bermain dengan pola yang simpel.

?    12-24 bulan

Dapat menemukan objek yang disembunyikan, dapat merespon instruksi sederhana, mengetahui bagian-bagian tubuhnya, dapat bermain pura-pura, belajar makan-minum sendiri, dan menirukan pekerjaan rumah tangga.

?    24-36 bulan

Dapat menunjuk satu atau lebih bagian tubuhnya bila diminta, dapat menyebut dengan benar nama dua benda atau lebih, mampu menggabungkan dua kata menjadi kalimat, dan menggunakan nama sendiri untuk menyebut dirinya.

Perkembangan Bahasa

Tahap tumbuh kembang anak juga meliputi kemampuan berbicara dan berbahasa. Kemampuan berbahasa dapat menjadi indikator seluruh perkembangan anak. Melalui kemampuan berbahasa anak, orang tua dapat mendeteksi keterlambatan ataupun kelainan pada sistem lain, seperti kemampuan kognitif, sensorimotor, psikologis, emosi, dan lingkungan di sekitar anak.

Beberapa ciri perkembangan bahasa pada batita:

?    0-12 bulan

Merespon terhadap suara, menunjukkan ketertarikan sosial terhadap wajah dan orang, babbling (mengulang konsonan/vokal), memahami perintah verbal, dan mampu menunjuk ke arah yang diinginkan.

?    12-24 bulan

Mampu memproduksi dan memahami kata-kata tunggal, mampu menunjuk bagian-bagian tubuh, perbendaharaan kata meningkat pesat, dan mampu mengucapkan kalimat yang terdiri dari 2 kata atau lebih.

?    24-36 bulan

Memiliki pemahaman yang baik terhadap percakapan yang familiar (misalnya oleh keluarga), mampu melakukan percakapan melalui tanya-jawab, dan mampu bertanya “mengapa”.

Perkembangan Psikososial

Perkembangan psikososial berkaitan dengan aspek-aspek psikologis, seperti emosi, motivasi, perkembangan diri pribadi, serta bagaimana anak berhubungan dengan orang lain. Pada fase tumbuh kembang ini, anak juga mulai belajar bertanggung jawab dan mengendalikan perasaannya.

Beberapa ciri perkembangan psikososial pada batita:

?    0-12 bulan

Bonding antara orang tua dan bayi, tersenyum, berceloteh, lebih menyukai ibu, merespon bila namanya dipanggil, senang diajak bermain, dan memahami perintah sederhana.

?    12-24 bulan

Meminta sesuatu dengan menunjuk (tanpa menangis/merengek), memeluk orang tua, meniru aktivitas di rumah, dan mulai berbagi mainan dengan anak lain.

?    24-36 bulan

Menunjukkan kemarahan bila terhalang, mampu bermain pura-pura, mulai membentuk hubungan sosial dan bermain bersama anak lain.

Tumbuh kembang anak usia dini sering disebut berjalan sangat cepat. Maka dari itu, pastikan orang tua selalu memantau proses ini sehingga tidak ada perkembangan yang terlewatkan. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai apakah tumbuh kembang anak anda sudah sesuai dengan usia anak anda, dapat berkonsultasi ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lengkap. terima kasih. semoga bermanfaat.

  • 13 September 2017
  • 12:12

Untuk diagnosa pasti, silakan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Klik di sini untuk info rumah sakit dan dokter.

Salam,

dr. Janet Chandra
Dokter Umum (General Practicioner)