Siloam Lippo Village Resmi Membuka Klinik Celah Bibir

Seorang bayi dapat saja lahir dengan sebuah kelainan berupa bibir sumbing. Hal ini dapat terjadi bila ia terlahir dengan celah di bibir bagian atas. Kelainan bibir itu tak hanya dalam bentuk bibir sumbing saja. Ada juga beberapa anak yang lahir dengan celah pada bagian bibir hingga bagian gusi dan tulang rahang. Tak hanya membuat orangtua kebingungan, kondisi yang demikian juga dapat memperlambat pertumbuhan anak.

Itulah sebabnya, Siloam Hospitals Lippo Village memperkenalkan Siloam Cleft Center, yaitu klinik khusus untuk melayani pasien dengan kelainan celah bibir dan langit-langit mulut. Dengan tim yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu medis dan kedokteran, yaitu Dokter Spesialis Bedah Mulut dan Maxillofacial, Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis THT, Dokter Gigi, Dokter Gigi
Anak, Dokter Spesialis Orthodonti, Audiologist, dan Ahli Terapi Wicara, diharapkan dapat membantu pasien dengan kelainan celah bibir dan langit-langit mulut.

"Di Siloam Cleft Center ini, kami menyediakan fasilitas dan rangkaian layanan khusus untuk bayi dan anak-anak yang menderita kelainan bibir dan lelangit sumbing secara komprehensif dalam satu tim. Penanganan dilakukan sejak bayi lahir hingga anak berusia 18 tahun. Bahkan jika kelainan ini telah terdeteksi selama masa kehamilan, tim kami akan langsung memberikanedukasi kepada keluarga dan pasien," jelas drg. Andi S Budihardja, SpBM(K), spesialis bedah mulut dan maksilofasial-konsultan dari Siloam Hospitals Lippo Village.

Celah bibir dan langit-langit mulut adalah suatu kelainan yang dapat dikoreksi dengan baik. Penanganan penderitanya juga sebaiknya dimulai langsung setelah ia lahir. Sebab, bila tidak ditangani secara tepat dan cepat kelainan ini dapat mengakibatkan beberapa
gangguan pada tahap perkembangan anak.

Pada fase awal, bayi akan mengalami kesulitan saat minum susu, sehingga seringkali mengakibatkan malnutrisi dan dapat berakibat pada gangguan tumbuh kembang bayi. Pada saat bayi menginjak usia 1 tahun, bayi akan masuk pada fase awal untuk bicara yang sering disebut fase bubeling. Celah langit-langit mulut yang tidak ditangani secara cepat dan tepat akan mengakibatkan gangguan bicara (suara terdengar sengau), yang sangat sulit untuk diterapi dikemudian hari.

 


Article By Bebby Sekarsari

Share Article