Langsing Dengan Olahraga Kardio Ringan

Apapun tujuan Anda berolahraga, untuk melangsingkan tubuh, membakar banyak kalori atau sekadar untuk keperluan kesehatan, kardio adalah satu satu jenis olahraga terbaik yang dapat dilakukan. Yang dimaksud dengan olahraga kardio adalah aktivitas fisik yang dapat meningkatkan detak jantung. Hampir semua bentuk olahraga dapat memicu detak jantung yang cepat, namun tidak semua dapat membakar kalori dengan baik, apa lagi menurunkan berat badan dalam waktu singkat. 

Semakin cepat detak jantung kita, maka metabolisme tubuh semakin membutuhkan energi lebih, untuk berfungsi dengan baik. Demi memenuhi kebutuhan energi ini, tubuh kita akan mengubah lebih banyak lemak menjadi energi yang dapat digunakan. Oleh karena itu, olahraga kardio sangat dianjurkan bagi mereka yang ingin langsing secara sehat. Namun untuk mendapatkan efek terbaik dari olahraga kardio pilihan kita, diperlukan konsistensi, karena untuk mendapatkan hasil maksimal membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Rangkaian olahraga kardio ringan, atau latihan low impact berikut ini tidak hanya singkat, tapi juga sangat mudah untuk diikuti dan membakar banyak kalori.

Step Touches (1 menit)

Gerakan ini adalah gerakan pemanasan. Mulai dengan berdiri tegap. Lalu ambil langkah ke sampiing kiri selebar bahu, ditutup dengan kaki kanan. Saat kaki melangkah, rentangkan tangan. Kembali ke posisi tegap, lalu lakukan ke sisi kanan bergantian.

Cross Toe Tap (1 menit)

Setelah istirahat 10 detik, buka kaki sedikit lebih lebar dari bahu. Rentangkan kedua tangan sejajar  bahu.  Bungkukkan badan ke depan sambil menyentuh kaki kiri dengan tangan kanan, lalu kembali ke posisi semula. Ulangi kembali, tapi sekarang sentuh kaki kanan dengan tangan kiri. Ulangi terus selama satu menit. Pastikan setiap kali kembali ke posisi awal, leher dan punggung tetap lurus dan tidak bungkuk.

Knee Up (1 menit, untuk masing-masing kaki)

Berdiri dengan kaki kanan di depan, dan kaki kiri di belakang. Lutut kaki di depan sedikit ditekuk, sementara kaki belakang lurus. Angkat kedua tangan lurus ke atas kepala. Tarik kaki kiri hingga lutut setinggi perut, dengan kaki kanan tetap di posisi semula. Gambaran paling sederhana dari gerakan ini adalah seperti menendang orang dengan lutut.

Front Kick Lunge (1 menit, masing-masing kaki)

Berdiri tegap, lalu tendang kaki kiri Anda lurus ke depan, lalu ayunkan kaki kiri ke belakang, ambil posisi lunges (kaki kanan di depan ditekuk, kaki kiri di belakang turun lebih rendah). Lakukan selama satu menit pada kaki kiri sebelum diulangi lagi untuk kaki kanan.

Squat kick (1 menit)

Sama seperti melakukan squat, tapi yang membedakannya adalah saat berdiri dari posisi squat, tendang kaki lurus ke depan. Selang-seling antara setiap kaki.

Bear Crawl (1 menit)

Jongkok di lantai, lalu perlahan tubuh bagian atas turun ke posisi push up dengan hanya menggunakan telapak tangan. Pastikan posisi kaki tidak berubah dan tetap pada titik saat jongkok. Turunkan dada ke lantai lalu perlahan gerakkan badan ke belakang lagi ke posisi jongkok dengan gerakan yang sama. Walau cukup berat, cukup melakukannya selam 1 menit.

PushUp (1 menit)

Rangkaian ini tidak hanya memicu otot jantung, tapi juga melatih otot lengan dan dada. Anda cukup melakukan push-up sebanyak mungkin dalam satu menit. Kalau hanya bisa lakukan satu, tidak masalah, yang penting Anda menambah jumlahnya setiap hari. Targetkan dapat melakukan minimal 20 push-up dalam satu menit.

Plank (1 menit)

Dari posisi push-up, ambil posisi plank dan tahan posisi ini selama satu menit. Ini guna menurunkan detak jantung Anda ke irama normal, tapi sambil melatih otot perut. Cukup menahan posisi selama 1 menit.

Catatan: Agar rangkaian gerakan low-impact ini dapat  membakar kalori setiap kali Anda melakukannya, tingkatkan intensitas Anda. Kalau pada awal hanya bisa melakukan lima bear crawl, keesokan hari Anda harus bisa melakukan enam, dan besoknya lagi bisa tujuh. Dengan terus meningkatkan diri Anda, olahraga low-impact pun dapat membakar banyak kalori.   


Article By Bebby Sekarsari

Share Article