Kaki Gatal, Atasi dengan 4 Cara Ini!

Jangan garuk kakimu yang gatal, atasi dengan 4 bahan alami ini! (Foto: today.com)

Kaki yang gatal biasanya disebabkan oleh beberapa jenis infeksi jamur pada kulit. Tinea pedis merupakan salah satu penyakit yang membuat seseorang terus menderita rasa gatal pada kaki.

Tinea pedis merupakan sejenis jamur yang dapat menyebabkan rasa gatal, kemerahan pada kulit, kulit pecah-pecah hingga kulit terkelupas. Tinea pedis umumnya muncul di jari-jari kaki, namun kadang juga menyebad pada kuku jari kaki dan telapak kaki.

Beberapa pengobatan yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi rasa gatal ini ialah:

Garam

Garam merupakan salah satu bumbu dapat yang dapat membantu Anda mengusir jamur yang menyebabkan gatal pada kaki. Cara menggunakannya ialah, panaskan air, kemudian tuangkan air ke dalam sebuah baskom kecil. Tambahkan garam ke dalam air dan aduk hingga garam larut. Rendam kaki Anda ke dalam air garam ini dan biarkan selama 10 hingga 15 menit. Setelah 15 menit, keringkan kaki Anda dengan handuk.

Yogurt

Yogurt mengandung agen yang dapat melawan bakteri dan hal-hal lain penyebab infeksi. Yogurt sangat baik untuk mengusir jamur dari kaki Anda. Cara menggunakannya ialah, oleskan yogurt murni yang tidak memiliki rasa pada area kaki yang gatal dan diamkan selama 20 menit. Setelah 20 menit, bilas dengan air bersih dan keringkan dengan handuk. Ulangi perawatan ini 2 kali seminggu untuk hasil yang maksimal.

Cuka

Cuka mengandung antiseptik yag dapat menolong Anda dari serangan jamur dengan cepat. Masukkan air hangat dan cuka ke dalam sebuah baskom. Rendam kaki Anda ke dalam campuran air dan cuka ini kemudian diamkan selama 15 menit. Setelahnya, keringkan kaki Anda dengan handuk bersih dan langi pengobatan ini selama 2 kali dalam sehari.

Petroleum jelly

Bukan rahasia lagi jika petroleum jelly dapat mengatasi masalah kulit termasuk kaki yang gatal. Bakteri tumbuh dan berkembang pada daerah yang lembap. Petroleum jelly bertugas menyerap kelembapan dari kulit dan menjadikan kulit tempat yang tidak ramah untuk bakteri dan jamur berkembang.


Article By Claudia Ramadhani

Share Article