Bunyi Nging di Telinga Bisa Diatasi Dengan Cara Ini

Bunyi berdenging sangat mungkin mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Apalagi bila bunyinya sangat keras hingga Anda tak bisa mendengar suara lain. Namun jangan khawatir, menurut dr. Eko Teguh Prianto, spesialis THT dari Siloam Hospitals Lippo Village, bunyi berdenging atau tinnitus dapat disembuhkan berdasarkan penyebabnya.

Terdapat dua kategori tinnitus, yaitu tinnitus subjektif dan objektif. Pada tinnitus objektif atau tinnitus yang berhubungan dengan gangguan organ telinga lainnya, suara berdenging bisa sembuh dengan sendirinya setelah gangguan pada fungsi tuba atau rumah siput sembuh. Sebaliknya, pada tinnitus subjektif atau tinnitus yang tidak dapat dipastikan penyebabnya, sampai sekarang belum dapat disembuhkan 100 persen. Pengobatan memang dapat dilakukan dengan pemberian obat-obatan, namun obat ini hanya bertujuan agar tinnitus yang dialami tidak bertambah parah.

Dalam mengatasi tinnitus, biasanya dokter akan melakukan konseling tinnitus, dengan tujuan mengajak penderita tinnitus untuk mengerti mengenai tinnitus yang ia derita. Pada dasarnya, tinnitus bukanlah penyakit yang berbahaya, sehingga Anda tidak perlu merasa panik bila bunyi denging kerap muncul di telinga. Hal yang terpenting, Anda tidak boleh memasukkan bunyi yang timbul ini ke dalam memori otak. Sehingga diharapkan Anda tetap bisa menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa harus selalu memikirkan masalah bunyi tersebut. Sebab, prinsip utama dalam pengobatan tinnitus adalah mengubah mindset para penderita tinnitus.

Tak hanya penyakit yang dialami penderita tinnitus saja yang bisa mengakibatkan suara berdenging. Ternyata, faktor pekerjaan dan kebiasaan juga berpengaruh erat dengan tinnitus. Para pekerja yang sering terpapar dengan suara bising dari lingkungannya sangat berpotensi menderita tinnitus. Penggunaan earphone secara berlebihan juga dapat meningkatkan risiko tinnitus. Suara yang ditimbulkan oleh alat lebih berbahaya dibandingkan suara yang diciptakan oleh alam. Faktor usia juga berpengaruh terhadap penyakit tinnitus.

Penyakit tinnitus tidak akan membuat seseorang kehilangan pendengarannya, tetapi jika dibiarkan terus menerus, tidak menutup kemungkinan seseorang akan mengalami gangguan pendengaran yang sifatnya akut. Jika suara yang ditimbulkan memang cukup keras, dokter akan menyarankan Anda untuk menggunakan alat bantu dengar khusus tinnitus. Alat ini bisa mengambil alih masalah tinnitus dan penurunan pendengaran yang dialami pasien dalam satu alat. Alat ini dibuat oleh seorang hearing acousticion yang sudah berpengalaman. Selama alat ini digunakan, bunyi yang timbul akibat tinnitus akan disamarkan.

Sementara itu, untuk menghindari terjadinya tinnitus, Eko menyarankan untuk menjaga pola hidup sehat, tidak menggunakan earphone secara berlebihan, dan membatasi diri Anda saat berada dalam suatu tempat yang bising. Selain itu, Anda juga perlu menjaga kadar kolestrol, tekanan darah dan gula darah, serta menjaga kondisi psikologis Anda agar terhindar dari penyakit ini.

Konsultasi: dr. Eko Teguh Prianto, Sp.THT-KL, Siloam Hospitals Lippo Village, Tangerang.


Article By Bebby Sekarsari

Share Article