Benarkah Keringat Berlebih Merupakan Tanda Bahaya?

14 September 2017 12:00:59
By : Bebby Sekarsari Benarkah Keringat Berlebih Merupakan Tanda Bahaya?

Keringan berlebihan atau hiperhidrosis adalah sebuah keadaan saat tubuh mengeluarkan keringat melampaui kebutuhan tubuh. (Flickr/speshulted)

Saat cuaca sedang panas, tubuh kita akan secara alami mengeluarkan keringat. Keringat berfungsi untuk membantu menyejukkan kulit seperti yang dirasakan saat kulit tertiup angin. Keringat mungkin akan meninggalkan rasa lengket pada kulit Anda, tetapi itu adalah cara terbaik untuk membuat Anda tetap merasa sejuk.

Keringat juga akan keluar saat Anda melakukan olahraga. Dalam beberapa kasus, keringat keluar cukup banyak karena aktivitas fisik yang dilakukan bisa menyebabkan jantung Anda berdebar lebih cepat sehingga menyebabkan kenaikan temperatur tubuh. Untuk menyejukkannya, Anda akan berkeringat secara alami. Dalam beberapa kasus, ada juga orang yang berkeringat saat merasa grogi.

Jadi, bisa dikatakan bahwa keringat adalah sebuah fenomena alami dalam tubuh manusia. Tetapi, ada beberapa orang yang berkeringat lebih banyak daripada yang lainnya. Bila Anda berkeringat lebih banyak daripada orang lain, hal tersebut tidak selalu berarti buruk.

Keringan berlebihan atau hiperhidrosis adalah sebuah keadaan saat tubuh mengeluarkan keringat melampaui kebutuhan tubuh. Misalnya, saat Anda sedang menonton televisi di ruangan dengan fasilitas pendingin ruangan, tidak mengalami demam dan tidak sedang merasa cemas, tapi Anda mulai berkeringat deras tanpa sebab yang jelas. Hal tersebut merupakan pertanda bahwa Anda mungkin memiliki kondisi medis.

Ada dua tipe utama keringat berlebihan:

1. Hiperhidrosis lokal
Jenis keringat ini hanya memengaruhi bagian-bagian tubuh tertentu saja, seperti ketiak, pangkal paha, kepala, wajah, tangan, atau kaki. Gejalanya juga cenderung simetris, terjadi pada kedua sisi. Meskipun merupakan sebuah kondisi medis, ini bukanlah tanda penyakit. Meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti, hal ini diduga terjadi akibat adanya kerusakan dalam sistem saraf.

2. Hiperhidrosis general
Jenis hiperhidrosis yang kurang umum ini menyebabkan seluruh tubuh berkeringat dalam jumlah yang sangat banyak. Ini juga disebut dengan hiperhidrosis general sekunder. Disebut sekunder karena ini disebabkan oleh hal lain, seperti adanya kondisi kesehatan yang mendasari. Ada banyak kemungkinan yang dapat menyebabkan hiperhidrosis tipe ini, seperti menopause, diabetes, gagal jantung, stroke, leukimia, limfoma, dan kondisi medis lainnya. Beberapa jenis obat-obatan, seperti betabloker juga ditemukan dapat menyebabkan hiperhidrosis general ini.

Berita terkait