3 Penyebab Nyeri Ulu Hati

Salah satu keluhan yang banyak dialami dalam kehidupan sehari-hari adalah nyeri ulu hati. Gangguan ini biasanya terjadi hilang timbul, sehingga sering diabaikan oleh penderitanya. Namun, beberapa penderita mengalaminya secara berulang dengan tingkat nyeri yang sangat hebat. Nyeri yang dialami bahkan sampai membuat penderitanya tidak dapat beraktivitas.

Menurut Edi Gunawan, Dokter Umum, Siloam Hospitals Lippo Village, Karawaci, ada tiga penyebab nyeri ulu hati, di antaranya adalah:

1. Mag

Sebagian besar kasus nyeri ulu hati disebabkan oleh penyakit mag. Mag terjadi akibat pola makan yang tidak teratur. Dinding lambung mengalami iritasi, sehingga timbul rasa nyeri. Pada kasus yang lebih berat, dapat terjadi ulkus atau iritasi pada dinding lambung, sampai dinding usus. Nyeri akibat sakit mag dapat membaik atau memburuk setelah makan, tergantung pada lokasi saluran cerna yang teriritasi.

2. Pankreatitis

Pankreatitis adalah peradangan yang terjadi pada organ pankreas. Gejala biasanya berupa nyeri ulu hati yang sangat hebat, yang bahkan menjalar hingga ke punggung. Nyeri akan membaik bila posisi tubuh membungkuk ke depan.

3. Serangan jantung

Pada beberapa kasus, nyeri ulu hati menandakan terjadinya serangan jantung. Bila Anda termasuk orang yang memiliki risiko penyakit jantung, sebaiknya Anda memeriksakan diri Anda secara berkala. Segera berobat ke dokter saat Anda merasakan nyeri pada ulu hati.

Ketiga penyebab tersebut hanya dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan ke dokter. Dengan mengetahui penyebabnya, maka Anda bisa segera mendapatkan pengobatan. Hindari mengonsumsi obat-obatan tanpa petunjuk dokter. Hal tersebut bisa saja memperparah nyeri ulu hati yang Anda alami.

Konsultasi: dr. Edi Gunawan, Siloam Hospitals Lippo Village, Karawaci, Tangerang.


Article By Bebby Sekarsari

Share Article