Wanita Perlu Melakukan Pap Smear Secara Rutin, Ini Alasannya

Pap smear diperlukan untuk mengetahui ada atau tidaknya sel-sel kanker. (Pixabay)

Papsmear adalah sebuah pemeriksaan yang dilakukan dengan mengambil contoh sel-sel leher rahim. Pemeriksaan ini sangat penting dijalani oleh wanita yang sudah aktif secara seksual. Dari pemeriksaan pap smear, akan terlihat perubahan dan abnormalitas sel-sel di dalam serviks sebelum sel tersebut berkembang menjadi sel kanker.

Umumnya, pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter kandungan atau bidan. Dokter akan memasukkan alat khusus ke dalam vagina untuk mengambil contoh jaringan pada bagian luar mulut rahim, saluran mulut rahim dan bagian dalam rahim. Contoh jaringan inilah yang yang akan diperiksa untuk dilihat hasilnya.

Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan secara rutin yaitu satu kali dalam satu tahun. Namun, bila selama tiga kali pemeriksaan tidak ditemukan keabnormalan, maka Anda bisa menurunkan frekuensi pemeriksaan menjadi dua tahun sekali. Pap smear tidak hanya dilakukan pada wanita yang sudah aktif secara seksual saja. Bila Anda sering mengalami perdarahan saat berhubungan intim, mengalami keputihan yang disertai dengan gatal dan perubahan warna yang mencolok, serta menggunakan alat kontrasepsi hormonal, maka sebaiknya Anda rutin memeriksakan diri.

Pap smear sangat berguna dalam memantau perkembangan jaringan yang mungkin tidak normal di dalam rahim. Sebab, virus HPV (Human Papilloma Virus), penyebab kanker serviks butuh waktu hingga 10 tahun untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker. Sehingga, begitu diketahui terdapat sel yang tidak normal saat pemeriksaan pap smear, maka pengobatan bisa segera dilakukan dan kemungkinan untuk sembuh pun bisa semakin besar.


Article By Bebby Sekarsari

Share Article