Stimulasi Tepat Untuk Bayi Usia 0-6 Bulan - Bagian 1

Sejak bayi lahir, ia akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Usia nol bulan hingga enam bulan merupakan periode yang bisa dikatakan cepat untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Anda pun perlu jeli dalam melihat tumbuh kembang bayi, agar bisa memberikan stimulasi yang tepat.

Tumbuh kembang fisik bayi usia 0-3 bulan

Bayi sudah bisa mengisap mengisap  jempol, menggenggam tangan dengan gerakan refleks, mengangkat kepalanya bila digendong sambil kepalanya disandarkan ke bahu, menggerakkan lengannya secara aktif, mulai mampu mengikuti obyek bergerak dengan pandangannya.
Stimulasi dengan: memberikan mainan yang dapat mengeluarkan bunyi di depan matanya dengan jarak sekitar 25 cm. Gerakkan mainan tersebut agar berbunyi dan gerakkan ke kanan dan kiri untuk memberi kesempatan bayi mengikuti gerakan dengan matanya.

Tumbuh kembang emosi bayi usia 0-3 bulan

Bayi usia ini mampu memberi respon berupa senyum kepada raut wajah yang juga tersenyum kepadanya. Ia juga bisa merespon dengan senyuman saat mendengar suara yang ia sukai. Tak hanya itu, bayi usia ini juga bisa menunjukkan reaksi positif bila merasa nyaman dan reaksi negatif bila merasa sakit. Untuk membuat ia merasa nyaman, ia akan mengisap jempolnya.
Stimulasi dengan: memberikan  contoh  mimik  wajah. Stimulasi  ini  bisa Anda lakukan saat bayi si kecil sudah mulai mengeluarkan suara babbling atau menunjukkan senyum sebagai respon kepada orang yang menyapanya. Anda bisa memberi contoh mimik wajah dengan cara menjulurkan lidah. Kegiatan ini bahkan sudah dapat ditiru oleh bayi yang baru berusia 2 hari. Tunjukkan aneka bentuk mimik wajah pada bayi dan
biarkan ia memberikan respon.

Tumbuh kembang kognitif bayi usia 0-3 bulan

Bayi usia ini sudah mulai menunjukkan kesenangannya terhadap warna, bentuk, suasana terang dan benda-benda dengan berbagai ukuran. Bayi juga mampu mengingat dan mengenal obyek yang ditunjukkan selama 2,5 detik, menunjukkan keinginan untuk minum ASi pada rentang waktu tertentu dan mulai bisa mengenali suara orangtuanya.
Simulasi dengan: melakukan kontak mata yang bisa dilakukan sejak ia mulai mampu membuka matanya. Tatap dan pandanglah kedua matanya selama beberapa saat. Bayi juga punya kemampuan untuk mengingat wajah yang dilihatnya, bahkan sejak ia pertama kali membuka mata.

[BACA DI SINI: STIMULASI TEPAT UNTUK BAYI 3-6 BULAN]


Article By Bebby Sekarsari

Share Article