Mengenal Virus Penyebab Diare

17 Juli 2017 18:00:23
By : Bebby Sekarsari Mengenal Virus Penyebab Diare

Rotavirus merupakan salah satu penyebab diare yang bisa menyebabkan kematian. Virus ini dapat menginfeksi usus dan menyebabkan diare pada bayi dan anak-anak. Virus ini paling sering terjadi pada anak hingga berusia 5 tahun, dan lebih banyak menyerang sel epitel usus halus bagian atas, sehingga bisa menyebabkan gangguan penyerapan makanan dan diare.

Cara penularan virus ini adalah melalui anus ke mulut. Kotoran dari anus yang tanpa sengaja masuk ke dalam mulut anak dan tertelan inilah yang kemudian menyebabkan diare. Hal ini biasanya terjadi saat tangan anak kotor akibat menyentuh atau memegang benda yang sudah terkontaminasi. Akibatnya anak bisa terkena rotavirus lebih dari satu kali, dan infeksi pertamanya umumnya menjadi yang paling buruk.

Gejala anak yang terkena rotavirus adalah demam dan muntah di awal infeksi. Selanjutnya, anak akan mengalami diare yang cukup lama, hingga 8 hari. Bedanya anak yang terkena diare biasa dengan rotavirus bisa diperhatikan pada area bokong anak. Anak yang terkena rotavirus biasanya bokong akan berwarna kemerahan dan tinjanya pun berbau asam. umumnya, anak juga kehilangan nafsu makan dan dehidrasi.

Dehidrasi yang tidak tertangani dengan baik bisa mengakibatkan beberapa komplikasi dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Itulah sebabnya, penanganan pertama pada diare akibat rotavirus ini adalah dengan mengganti cairan yang keluar. Selain itu, karena disebabkan oleh virus maka diare akibat rotavirus ini tidak memerlukan antibiotik. Infeksi virus biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu 7 hari. Namun, bila terdapat gejala dehidrasi yang tak bisa ditangani, sebaiknya Anda segera membawa anak ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

 

Berita terkait