Mengenal KB Implan Untuk Mencegah Kehamilan Jangka Panjang

Program Keluarga Berencana (KB) menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Penggunaan alat kontrasepsi dapat menghindarkan 4 terlalu, yaitu terlalu tua untuk hamil, terlalu muda untuk hamil, terlalu banyak anak dan terlalu dekat jarak kelahiran. Salah satu alat KB jangka panang yang dapat menjadi pilihan adalah implan atau susuk KB.

Dahulu, pada tahun 1980-an, implan yang digunakan adalah implan KB 6 batang. "Karena implan KB dipasang di bawah kulit. Jika jumlahnya mencapai 6 batang, maka akan kesulitan untuk pengambilannya setelah masa habis pakai," jelas dr. Julianto Witjaksono, SpOG, Konsultan Fertilitas dan Endokrinologi dan Reproduksi, yang ditemui baru-baru ini. Ini menjadi salah satu penyebab implan KB 6 batang tak lagi digunakan.

Saat ini, generasi implan KB terbaru hanya terdiri dari satu atau dua batang saja. Dengan ukuran berdiameter sangat kecil, hanya 1-2 mm, pemakainya menjadi lebih mudah tanpa mengurangi manfaatnya. Masih sama dengan metode pemasangan implan yang lama, implan generasi sekarang juga dipasang di lengan atas di bawah kulit. Pemasangan implan KB dilakukan dokter kebidanan dan kandungan atau bidan yang sudah mendapatkan pelatihan, menggunakan alat pemasang (trocar).

Implan ini sangat direkomendasikan untuk perempuan sehat semua usia. Bahkan pada wanita usia 40 tahun, implan juga membantu mengurangi risiko kanker payudara. Hal ini karena implan KB hanya berisi hormon progestin dan sama sekali tidak mengandung hormon estrogen yang selama ini dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Selain itu, implan KB ini juga sangat efektif (99,95%) dan mudah digunakan. Kesuburan Anda juga dapat langsung pulih, begitu implan dilepas. Alat KB jenis ini juga dianggap aman digunakan pada ibu menyususi. “Efek jangka panjang lain adalah menurunkan risiko kehamilan di luar kandungan," tambah Julianto.

Cara kerja hormon progestin adalah mengentalkan lendir di bibir rahim sehingga sperma tidak dapat masuk ke rahim dan membuahi sel telur. Dengan teknologi tinggi, hormon progestin akan dilepaskan sedikit demi sedikit dari pori-pori batang implan, dengan masa kerja 3-5 tahun.


Article By Bebby Sekarsari

Share Article