Ini Penyebab Terjadinya Katarak Pada Bayi

14 September 2017 15:30:00
By : Rianti Fajar Ini Penyebab Terjadinya Katarak Pada Bayi

Katarak yang ditangani dengan tepat dapat membuat penglihatan bayi normal kembali. (Pixabay/Profile)

Selama ini gangguan mata katarak identik dengan lanjut usia. Padahal gangguan kesehatan yang satu ini bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pada bayi. Katarak adalah kondisi adanya kabut pada lensa mata, yang seharusnya jernih. Keadaan tersebut akan membuat pandangan menjadi kabur atau tidak dapat melihat sama sekali.

Pada bayi, katarak bisa terjadi pada salah satu mata bayi atau kedua-duanya. Katarak pada bayi seringkali terlambat terdeteksi karena banyak orangtua yang tidak menyangka bahwa katarak bisa terjadi pada bayi. Selain itu, gejala katarak juga sulit terlihat dengan kasat mata.

Anda dapat mewaspadai katarak pada bayi dengan melihat adanya area abu-abu atau putih di sekitar lensa mata bayi. Anda juga patut curiga saat usia bayi sudah empat bulan, tetapi mata bayi tidak mengenali benda yang Anda tunjukkan atau bayi tidak dapat melihat sekeliling ruangan. Saat menyadari hal tersebut, segera periksakan bayi Anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat.

Katarak pada bayi dicurigai disebabkan oleh adanya infeksi yang dialami ibu saat bayi dalam kandungan, seperti infeksi rubela atau cacar air. Selain itu bisa juga disebabkan oleh kelainan kromosom, yang menyebabkan pembentukan lensa mata menjadi tidak sempurna. Untuk mencegahnya, para wanita diharapkan melakukan vaksinasi sebelum merencanakan kehamilan.

Selama cepat terdeteksi dan mendapat pengobatan yang tepat, katarak pada bayi bukanlah suatu kelainan yang dapat membahayakan nyawa bayi. Bayi juga dapat segera melihat setelah dilakukan tindakan. Salah satu tindakan yang paling banyak direkomendasikan untuk mengatasi katarak pada bayi adalah operasi. Setelah menjalani operasi, diperlukan pemeriksaan berkala untuk memastikan bahwa kondisi mata bayi sudah membaik dan tidak ada permasalahan lanjutan. Dengan melakukan prosedur yang disarankan dokter, maka penglihatan bayi dapat diselamatkan.

Berita terkait