Ciri-Ciri Bayi Yang Alami Gangguan Saluran Pencernaan

20 Mei 2017 08:00:53
By : Bebby Sekarsari Ciri-Ciri Bayi Yang Alami Gangguan Saluran Pencernaan

Bayi bisa saja mengalami gangguan saluran pencernaan. Bentuk gangguannya bisa berupa konstipasi, perut kembung, perut bergas, atau gumoh berlebihan. Biasanya, gangguan ini disebabkan oleh kapasitas lambung bayi yang kecil dan usus yang lebih pendek dari orang dewasa.

Selain itu, penyebab lainnya adalah belum matangnya organ pencernaan bayi sehingga produksi enzim pencernaan masih sangat terbatas. Kondisi ini bisa mengganggu fungsi tubuh termasuk kemampuan bayi untuk mencerna, menyerap dan menggunakan zat gizi yang masuk ke dalam tubuhnya.

Tentu saja kondisi ini harus segera diatasi, agar tumbuh kembang bayi tidak terganggu. Sebelumnya, Anda perlu mengetahui ciri-ciri gangguan saluran pencernaan yang biasanya dialami bayi.

Kolik
Bayi yang mengalami kolik biasanya akan menangis lebih dari tiga jam perhari atau lebih dari tiga hari perminggu. Pola tidurnya juga menjadi tidak teratur atau terganggu.

Gumoh
Gumoh yang dikatakan termasuk dalam gangguan saluran pencernaan, bila terjadi lebih dari dua kali dalam sehari selama lebih dari tiga minggu pada bayi yang berusia tiga minggu hingga 12 bulan.

Konstipasi
Salah satu ciri bayi yang mengalami konstipasi adalah saat ia kesulitan mengejan saat buang air besar. Selain itu, bila Anda perhatikan, frekuensi bayi buang air besar sangatlah jarang. Bisa kurang dari dua kali per minggu. Ciri lainnya, feses bayi berdiameter besar. Selain itu, bayi juga menjadi sangat rewel, merasa kesakitan dan mengalami penurunan nafsu makan atau cepat kenyang.

Berita terkait