Benarkah Sereal Sarapan Bergizi untuk Anak?

25 Mei 2018 19:00:30
By : Claudia Ramadhani Benarkah Sereal Sarapan Bergizi untuk Anak?

Anggapan sereal merupakan sarapan bergizi sehat sering kita dengar, benarkah? (Pixabay/Wokandapix)

Kesibukan orangtua kadang membuatnya ingin melakukan hal-hal lain dengan cara yang lebih simpel, termasuk menyiapkan makanan untuk anak-anak mereka. Sereal merupakan sarapan paling umum yang disiapkan oleh para orangtua ketika mereka tengah sibuk di pagi hari. Bertahun-tahun kita dijejali dengan iklan yang mengatakan bahwa sereal merupakan sarapan yang sehat, benarkah demikian?

Sereal telah ada sejak tahun 1800-an, namun sereal belum terlalu muncul ke pasaran hingga tahun 1950-an. Setelah Perang Dunia II, sereal bergula memasuki titik penjualan terbesarnya, terutama dengan muncul iklan sereal di televisi.

Banyak sereal yang Anda ketahui mengklaim penuh mengandung biji-bijian yang diproses tinggi, vitamin dan mineral sintetis, pewarna buatan, penyedap dan banyak gula. Bahkan sereal yang tidak terdapat stempel organik di atas kotaknya dipastikan menggunakan biji-bijian GMO (organisme hasil rekayasa genetika). Dan meskipun memiliki cap organik, sereal inipun belum tentu sehat.

Kelezatan sereal memang tidak dapat disangkal, namun kebanyakan orang mengonsumsi sereal melebihi ukuran porsi yang disarankan. Hal ini akan meningkatkan kadar gula dan insulin dalam tubuh anak-anak yang memakannya, yang kemudian akan membuat mereka cepat lapar kembali dan mulai mengonsumsi makanan atau camilan lainnya.

Belum lagi anggapan yang sudah tertanam dalam diri mereka bahwa sereal merupakan sarapan cepat saji bergizi yang aman untuk dikonsumsi sehari-hari, sehingga mereka mungkin saja malas untuk mengonsumsi jenis makanan lain yang memiliki nilai gizi lebih tinggi daripada semangkuk sereal.

Memang bukanlah hal yang buruk menyajikan sereal untuk sarapan anak-anak Anda. Tapi menjadikan sereal sebagai satu-satunya sarapan cepat saji yang dapat dimiliki oleh anak-anak, rasanya kurang tepat. Anda bisa menyajikan oat sebagai pilihan sarapan yang cepat dan bergizi untuk anak-anak Anda terlebih jika Anda menambahkan topping sehat lainnya seperti pisang, selai kacang atau yang lainnya.

Namun, jika anak Anda tetap memilih sereal sebagai sarapan favoritnya, coba padu padankan dengan smoothie segar yang dapat menambah nilai gizi dari semangkuk sereal untuk sarapan anak Anda.

Jadi, bolehkah menjadikan sereal sebagai menu sarapan untuk anak? Sebenarnya hal ini sah-sah saja, namun pastikan untuk melihat terlebih dahulu komposisi dari sereal ini dan jangan lupa untuk menambahkan makanan lain seperti smoothie misalnya untuk menambah nilai gizi pada semangkuk sereal.

Berita terkait