4 Tanda Kehamilan Selain Telat Menstruasi

14 September 2017 16:15:00
By : Rianti Fajar 4 Tanda Kehamilan Selain Telat Menstruasi

Ada sejumlah perubahan tubuh yang akan terjadi saat hamil. (Pixabay/JuliaFiedler)

Telat menstruasi seringkali menjadi satu-satunya tanda yang dicurigai para wanita sebagai tanda kehamilan. Padahal masih banyak tanda kehamilan lainnya. Saat hamil, akan terjadi beragam perubahan pada tubuh dan suasana hati. Sebaiknya Anda peka terhadap berbagai perubahan yang terjadi. Anda yang sedang menunggu kehadiran buah hati dapat mengenali beberapa tanda kehamilan berikut ini.

Mudah lelah

Pada minggu-minggu awal kehamilan, sebagian besar wanita akan merasa lebih mudah lelah. Hal tersebut terjadi lantaran adanya peningkatan hormon progesteron. Cobalah untuk beristirahat sejenak dari rutinitas saat Anda merasa lelah. Memaksakan diri untuk tetap beraktivitas dapat membahayakan janin Anda.

Perubahan suasana hati
Menjadi lebih perasa secara tiba-tiba, atau menangis histeris hanya karena menonton drama di televisi, bisa menandakan Anda sedang hamil. Meningkatknya aliran hormon di dalam tubuh pada masa awal kehamilan, bisa membuat seseorang yang sedang hamil menjadi lebih emosional dan mudah menangis. Oleh karena itu, perubahan suasana hati juga bisa dicurigai sebagai tanda kehamilan.

Meningkatnya indera penciuman
Meningkatnya indera penciuman juga bisa menandakan bahwa seseorang sedang hamil. Hal ini biasanya disebabkan karena meningkatnya hormon estrogen pada tubuh Anda. Setelah mengalami hal ini, jangan kaget jika Anda menjadi sangat membenci atau malah menyukai suatu makanan hanya dari baunya saja.

Payudara bengkak dan sensitif
Sensitifitas payudara juga akan meningkat berkali-kali lipat saat Anda hamil. Dua atau tiga minggu setelah pembuahan, perubahan hormon di dalam tubuh Anda akan membuat payudara Anda terasa bengkak, perih, terasa penuh, dan juga berat. Hal ini akan Anda rasakan selama masa kehamilan.

Bila Anda merasakan tanda-tanda tersebut di atas, segeralah ambil alat penguji kehamilan. Untuk lebih memastikannya, Anda dapat memeriksakan diri kepada dokter kebidanan dan kandungan terdekat.

Berita terkait